Nasi Kuning Ala Timur Tengah


by Mellyani Hambali July 01, 2012

Dari beberapa kesempatan mengunjungi beberapa tempat, Middle East (Timur Tengah) merupakan salah satu tempat yang selalu menyajikan hal baru setiap kali saya berkunjung. Kejutan yang saya dapat kali ini berupa nasi kuning yang disajikan sewaktu makan siang di sebuah restoran Lebanon di kawasan Palm Jumeirah.

Nasi kuning ternyata tidak hanya ada di Indonesia!

Walaupun bukan merupakan makanan pokok, nasi sudah menjadi bagian yang penting dari masakan Timur Tengah. Nasi umumnya dicampur dengan daging domba atau ayam dengan diberi kismis dan beraneka sayuran. Beraneka jenis nasi sering disajikan sewaktu makan siang sebagai pelengkap sajian kebab, kafta, ayam panggang, dan sajian lain yang berbahan dasar daging. Sajian dengan komposisi nasi dan aneka lauk ini dapat ditemukan di hampir setiap negara di Timur Tengah.

Menurut penuturan teman saya yang berasal dari Palestina, nasi kuning ala Timur Tengah umumnya disajikan bersama dengan hidangan bernama oozy, yang terbuat dari daging ayam atau domba. Nasi kuning memberikan citarasa yang berbeda kala disajikan sebagai pelengkap oozy.

Nasi kuning ala Timur Tengah sepintas terlihat mirip seperti nasi kuning di Indonesia, bumbu dan cara memasaknya pun memiliki beberapa kemiripan.

Saffron atau kunyit digunakan sebagai pemberi aroma utama dan pemberi warna kuning yang khas. Beberapa orang suka menambahkan kayu manis bubuk dan butiran kapulaga untuk menambah aroma. Untuk beras, pilihan berasnya adalah beras Basmati (beras ala India berbulir panjang). Bumbu-bumbu lainnya berupa garam, gula, dan mentega (bukan margarine) sebagai pengganti santan. Di beberapa tempat yang saya kunjungi, ditambahkan juga kismis sebagai pemanis rasa.

Dari segi rasanya… Kombinasi kayu manis dan kapulaga memberi aroma yang kaya pada nasi, tetapi agak berlebih bagi yang tidak terbiasa. Beras Basmati ketika dimasak tetap berbentuk bulir panjang dan tidak pulen seperti beras Indonesia. Rasanya unik dan sangat berbeda walaupun tampilannya hampir sama.

Nasi kuning ala Jawa yang biasa kita temui lebih pulen dan gurih, karena menggunakan beras wangi dan santan kelapa. Dimakan dengan rendang, sambal goreng ati ampela, perkedel, kering tempe, dan telur suwir, nikmatnya tidak tergantikan. Memang seenaknya masakan di negeri orang, lebih enak masakan negeri sendiri. Kalau diberi pilihan, nasi kuning ala Jawa masih menjadi pilihan saya. Masakan Indonesia memang juara...




Mellyani Hambali
Mellyani Hambali

Author




Also in News

Layanan Delivery Deliveree Nyonya Melly
Layanan Delivery Deliveree Nyonya Melly

by Mellyani Hambali December 28, 2016

Read More

Ritual Larung Saji Masyarakat Jawa
Ritual Larung Saji Masyarakat Jawa

by Mellyani Hambali October 05, 2016

Read More

Ritual Siraman Calon Pengantin Jawa
Ritual Siraman Calon Pengantin Jawa

by Mellyani Hambali August 31, 2016

Read More

Sale

Unavailable

Sold Out