Rawon, Sup Hitam dari Jawa Timur


by Mellyani Hambali August 24, 2016

rawon_nyonya_melly

Setiap daerah di Indonesia memiliki makanan khas tersendiri yang menjadi kebanggaan. Dari daerah Jawa Timur terdapat rawon, yang merupakan makanan sejenis sup dengan menggunakan daging sapi dan memiliki ciri khas berupa kuah yang berwarna hitam. Warna hitam pada rawon membuat makanan ini dikenal dengan nama black soup  (sup hitam) di luar negeri. 

Sampai saat ini belum ada yang bisa memastikan asal muasal atau sejarah terciptanya masakan yang satu ini. Sebagian orang berpendapat bahwa rawon merupakan makanan kaum bangsawan, namun sebagian orang lain berpendapat bahwa makanan ini merupakan makanan rakyat jelata, sehingga makanan ini dapat dapat lebih mudah diterima oleh lidah orang banyak dan bisa diterima di semua kalangan.

Terlepas dari sejarah rawon yang belum jelas, satu hal yang sudah pasti adalah makanan ini sangat populer berkat rasa serta tampilan warna yang khas. Warna kuah sup yang hitam membuat sebagian orang enggan untuk mencicipinya, namun warna yang terkesan kurang menarik ini sebenarnya memiliki rasa yang lezat dan membuat banyak orang menggemarinya. Warna hitam pada rawon berasal dari sebuah bumbu khusus yang bernama keluak atau kluwek. Penggunaan keluak bukan hanya memberikan warna hitam legam yang khas pada masakan ini, namun juga memberikan rasa yang gurih dan nikmat.

Keluak itu sendiri merupakan salah satu jenis bumbu dapur yang unik. Untuk bisa menggunakannya, sang juru masak harus memecahkan kulitnya terlebih dahulu dan menggunakan daging buah sebagai bahan masakan. Untuk menjaga cita rasa rawon, pemilihan keluak yang tepat menjadi sebuah keharusan. Diperlukan ketelitian saat membeli keluak dan akan jauh lebih baik lagi bila keluak yang akan dipergunakan dicicipi terlebih dahulu sebelum memasukkannya ke dalam masakan untuk menghindari penggunaan keluak yang pahit.

Selain keluak, bumbu yang dipergunakan untuk membuat masakan ini adalah bawang merah, bawang putih, kemiri, lengkuas, ketumbar, cabe, garam, serai dan daun jeruk yang kemudian ditumis dan dimasukkan kedalam rebusan kaldu daging beserta daging sapi yang telah dipotong kecil-kecil.

Rawon umumnya disajikan dengan nasi putih, tauge, bawang goreng, daun bawang, kerupuk dan pastinya sambal. Seiring perkembangannya, telur asin juga sering disajikan sebagai pelengkap. Masyarakat Jawa Timur umumnya menyajikan rawon sebagai makan siang atau sebagai salah satu menu dalam sebuah acara hajatan. Saat ini rawon dapat dengan mudah ditemukan di daerah Jawa Timur dan menjadi salah satu makanan khas yang wajib dicoba oleh para pelancong yang datang berkunjung ke propinsi ini.

Resep dasar rawon itu sendiri sebenarnya tidak banyak berubah sejak jaman dahulu, namun saat ini rawon telah dimodifikasi sedemikian rupa dengan penambahan bumbu tertentu atau dengan cara penyajian tertentu. Tidak heran bila kemudian banyak bermunculan variasi rawon yang tersebar di berbagai penjuru propinsi Jawa Timur, dimana nama rawon itu sendiri diberi embel-embel tersendiri seperti rawon Malang, rawon Surabaya, rawon Nguling dan juga rawon Pasuruan. Banyaknya variasi rawon ini membuat makanan khas Jawa Timur ini dapat lebih mudah diterima oleh masyarakat banyak dan keberadaannya semakin menyebar luas ke berbagai penjuru tanah air.




Mellyani Hambali
Mellyani Hambali

Author




Also in News

Layanan Delivery Deliveree Nyonya Melly
Layanan Delivery Deliveree Nyonya Melly

by Mellyani Hambali December 28, 2016

Read More

Ritual Larung Saji Masyarakat Jawa
Ritual Larung Saji Masyarakat Jawa

by Mellyani Hambali October 05, 2016

Read More

Ritual Siraman Calon Pengantin Jawa
Ritual Siraman Calon Pengantin Jawa

by Mellyani Hambali August 31, 2016

Read More

Sale

Unavailable

Sold Out